Dear my princess, mama mohon jangan membenci mama ya. Mama meninggalkanmu tiap pagi bukan karena mama bosan denganmu, bosan bermain bersamamu. Bukaaan, bukaaan, anakku. Mama meninggalkanmu tiap pagi untuk memenuhi kebutuhanmu. Menabung untuk masa depanmu. Mempersiapkan finansial untuk kehidupanmu.
Tahukah kamu apa yang mama lakukan sesaat setelah sampai di kantor? Membuka kembali atau pc di kantor untuk melihat foto dan video wajahmu yang sangat sulit untuk diabaikan. Tidak jarang mama merasa tidak kuat untuk meninggalkanmu padahal mama baru 5 menit menghabiskan waktu di kantor. Selama sepenantian hingga jam pulang kerja, yang mama ingat hanya kamu. Berharap kamu tidak menangis. Berharap kamu tidak terluka. Berharap kamu tidak kesepian.
Dari rasa kekhawatiran mama yang tinggi seperti itu, engkau menguatkan mama dengan caramu yang indah. Mama sangat bersyukur, diusiamu yang baru genap setahun ini, bersedia ditinggalkan mama, dan terpaksa meminum susu dari botol. Dan hal yang paling mengharukan lagi, ketika mama pulang ke rumah, kamu masih mau mengASI pada mama. Padahal mama berpikir tak apa kamu lebih memilih botol daripada pabriknya langsung karena memang kemasannya yang ga fleksibel lepas-pasang (?) Terimakasih telah mengerti kondisi mama. Terimakasih telah menjadi bayi yang strong tanpa manja bingung dot ataupun bingung puting. Terimakasih tetap mau menjadi anak mama. Mama mohon sekali lagi, jangan pernah membenci mama ya. Waktu dan kasih sayang memang ga bisa ditukar dengan uang, namun kondisi ini bisa menjadikanmu belajar arti sabar dalam penantian, dan belajar pengertian.
Thank you for your understanding ♥
![]() |
| My Princess, Meyvarizqia |

Komentar